Mereka memujamu seakan engkau segalanya
Hati tempat mereka mengabadikanmu
Di hati itulah engkau tumbuh dan berkembang
Aku telah salah menilaimu
Segalanya aku telah lakukan untukmu
Aku lupa segala-segalanya karenamu
Semuanya engkau telah renggut
Jiwa dan hatiku telah iba
Hari-hariku telah suram dan hampa
Setiap detik adalah penyesalan
Karena tawa telah direnggut oleh cinta.
Juen Kelana
