Entri Populer

Minggu, 29 Agustus 2010

DO,A19 Ramadhan

دعاء اليوم التاسع عشر
أللّهُمَّ وَفِّر فيهِ حَظّي مِن بَرَكاتِهِ ، وَ سَهِّلْ سَبيلي إلى خيْراتِهِ ، وَ لا تَحْرِمْني قَبُولَ حَسَناتِهِ يا هادِياً إلى الحَقِّ المُبينِ .

Do’a hari - 19
Yaa Allah! Penuhilah bagianku dengan berkah-berkahnya, dan mudahkanlah jalanku menuju kebaikan-kebaikannya. Janganlah Kau jauhkan aku dari menerima kebaikan-kebaikannya, Wahai Pemberi petunjuk kepada kebenaran yang terang.


19th day du'a
O Allah, on this day, multiply for me its blessings, and ease my path towards its bounties, do not deprive me of the acceptance of its good deeds, O the Guide towards the clear truth.

Sebuah Rindu

Merindukan saat saat kami menertawakan hal yang ga ada pentingnya sama sekali, hingga orang orang di sekeliling kami beranggapan kami berdua sudah mulai menunjukkan tanda tanda kegilaan. Merindukan saat saat menyusun strategi agar sukses mencontek ketika ulangan akhir smester berlangsung. Merindukan saat kami berdua saling bertukar pikiran dan pendapat, meskipun topiknya tidak jelas. Merindukan saat saat membicarakan semua hal tentang anak anak yang ada di sekolah. Merindukan saat saat mencaci maki orang orang, tapi cuma kami berdua yang tau. Merindukan saat saat saling mencicipi bekal makanan. Merindukan saat saat dia siap membangunkan ketika saya ketiduran di kelas. Merindukan saat saat acara kelas mengadakan liburan, it the best day ever.

Tanpa Cinta

Dunia ini akan terasa hampa penuh dengan kesuyian bila kita tak pernah bersitatap dengan yang namanya cinta..! Hati akan gundah gulana menanggung beban dihasrat..! Tanpa cinta kita akan merasa berada didunia asing tak berpenghuni..! Begitulah kira-kira perkikan orang-orang yang tak memiliki cinta dan tak mau bersitatap dengan cinta..!! Untuk apa lagi Bahasakanlah cintamu dengan bahasa cinta agar engkau tak bertautan dengan kesunyian dan kesendirian lagi..!

Wanita

WANITA
Seorang wanita telah dilengkapi oleh Tuhan dengan keindahan jiwa dan raga adalah suatu kebenaran, yang sekaligus nyata dan maya, yang hanya bisa kita fahami dengan cinta kasih, dan hanya bisa kita sentuh dengan kebajikan.
Setitiss airmata menyatukanku dengan Wainta yang patah hati; seulas senyum menjadi sebuah tanda kebahagiaanku dalam kewujudan… Aku merasa lebih baik jika aku mati dalam hasrat dan kerinduan…dari aku hidup menjemukan dan putus asa.
Seorang wanita telah dilengkapi oleh Tuhan dengan keindahan jiwa dan raga adalah suatu kebenaran, yang sekaligus nyata dan maya, yang hanya bisa kita fahami dengan cinta kasih, dan hanya bisa kita sentuh dengan kebajikan.

Cinta Merenggutnya

Sering aku mendengarmu lewat bahasa orang
Mereka memujamu seakan engkau segalanya
Hati tempat mereka mengabadikanmu
Di hati itulah engkau tumbuh dan berkembang
  Aku telah salah menilaimu
  Segalanya aku telah lakukan untukmu
  Aku lupa segala-segalanya karenamu
  Semuanya engkau telah renggut
Jiwa dan hatiku telah iba
Hari-hariku telah suram dan hampa
Setiap detik adalah penyesalan
Karena tawa telah direnggut oleh cinta

For All My Friend

kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?
ketika kita menangis?
ketika kita membayangkan?
itu karena hal terindah di dunia tdk terlihat

ketika kita menemukan seseorang yang
keunikannya sejalan dengan kita, kita bergabung
dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan
serupa yang dinamakan cinta.

Ada hal2 yang tidak ingin kita lepaskan,
seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan,
tapi melepaskan bukan akhir dari dunia,
melainkan suatu awal kehidupan baru,
kebahagiaan ada untuk mereka yang tersakiti,
mereka yang telah dan tengah mencari dan
mereka yang telah mencoba.
karena merekalah yang bisa menghargai betapa
pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan
mereka.

Cinta yang sebenarnya adalah ketika kamu
menitikan air mata dan masih peduli terhadapnya,
adalah ketika dia tidak memperdulikanmu dan
kamu masih menunggunya dengan setia.

Adalah ketika di mulai mencintai orang lain dan
kamu masih bisa tersenyum dan berkata
” aku turut berbahagia untukmu ”

Apabila cinta tidak bertemu bebaskan dirimu,
biarkan hatimu kembalike alam bebas lagi.
kau mungkin menyadari, bahwa kamu menemukan
cinta dan kehilangannya, tapi ketika cinta itu mati
kamu tidak perlu mati bersama cinta itu.

Orang yang bahagia bukanlah mereka yang selalu
mendapatkan keinginannya, melainkan mereka
yang tetap bangkit ketika mereka jatuh, entah
bagaimana dalam perjalanan kehidupan.
kamu belajar lebih banyak tentang dirimu sendiri
dan menyadari bahwa penyesalan tidak
seharusnya ada, cintamu akan tetap di hatinya
sebagai penghargaan abadi atas pilihan2 hidup
yang telah kau buat.

Teman sejati, mengerti ketika kamu berkata ” aku
lupa ….”
menunggu selamanya ketika kamu berkata ”
tunggu sebentar ”
tetap tinggal ketika kamu berkata ” tinggalkan aku
sendiri ”
mebuka pintu meski kamu belum mengetuk dan
belum berkata ” bolehkah saya masuk ? ”
mencintai juga bukanlah bagaimana kamu
melupakan dia bila ia berbuat kesalahan,
melainkan bagaimana kamu memaafkan.

Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan,
melainkan bagaimana kamu mengerti.
bukanlah apa yang kamu lihat, melainkan apa
yang kamu rasa,
bukanlah bagaimana kamu melepaskan melainkan
bagaimana kamu bertahan.

Mungkin akan tiba saatnya di mana kamu harus
berhenti mencintai seseorang, bukan karena orang
itu berhenti mencintai kita melainkan karena kita
menyadari bahwa orang iu akan lebih berbahagia
apabila kita melepaskannya.

kadangkala, orang yang paling mencintaimu adalah
orang yang tak pernah menyatakan cinta
kepadamu, karena takut kau berpaling dan
memberi jarak, dan bila suatu saat pergi, kau akan
menyadari bahwa dia adalah cinta yang tak kau
sadari

Setiap Detik

Kucurahkan semua kepenatan hatiku
Kuungkapkan lewat senandung kata
Menepis segala kegundahan batin
Merangkak lalu  berjalan dalam setiap detik 
  • Datang lalu pergi kemudian kembali
  • Setiap saat dan setiap hembusan nafas
  • Semuanya telah menjadi nyata
  • Dari bayang-bayang menjelma ada
Tiada tangis yang kulihat hanyalah air mata
Semuanya kelihatan adalah kebenaran
Berselimut kegundahan dan kerisauan
Itulah dia hariku dallam setiap detik.
                                     
                                     Palu,26 Agustus 2010
                                   
                                          Juen Kelana